Retorika sebagai Pendidikan Karakter
Quintilianus melihat retorika sebagai latihan berpikir, berkarakter, dan menyampaikan kebenaran dengan cara yang dapat diterima.
Founder WIcarita, portal untuk Knowledge Management System
Quintilianus melihat retorika sebagai latihan berpikir, berkarakter, dan menyampaikan kebenaran dengan cara yang dapat diterima.
Pelajaran praktis dari Cicero tentang berbicara dengan isi yang kuat, integritas, dan ketenangan di hadapan audiens.
Lima langkah praktis dari Cicero untuk menyusun, menyampaikan, dan menghidupkan pesan agar berbicara lebih terarah dan bermakna.
Orator bukan sekadar pembicara, melainkan penghubung pikiran dan hati yang bertujuannya membimbing, mencerahkan, dan menggerakkan.
Atisisme vs Asianisme: Dua Gaya Bicara yang Mengungkap Cara Kita Menyampaikan Pesan. Dua gaya klasik retorika yang menjelaskan kenapa sebagian orang jelas dan sebagian lain berlebihan.
Cicero menawarkan jalan tengah antara ide yang kuat dan cara menyampaikannya, agar pesan tidak berhenti di kepala.
Perbandingan dua gaya komunikasi: ketepatan dan etika ala Stoa, serta daya hidup dan emosi ala Cicero.
Cicero menjelaskan bahwa isi dan gaya adalah satu kesatuan; kebenaran hanya sampai jika disampaikan dengan cara yang tepat.
Kesalahan komunikasi sehari-hari yang membuat pesan terasa rumit, tidak tepat sasaran, dan kehilangan maknanya.
Empat gaya penyampaian kebenaran agar pesan lebih jelas, hidup, alami, dan mudah dipahami. Kebenaran butuh gaya penyampaian yang tepat agar mudah dipahami, diingat, dan benar-benar sampai ke audiens.
Golden Mean menjelaskan cara menyampaikan kebenaran secara jujur dan berimbang, tanpa manipulasi dan tanpa kekerasan verbal.
Aristoteles mengingatkan bahwa kekayaan bisa menipu, kebijaksanaanlah yang menuntun karakter.