Attribution Theory
Teori Atribusi: Bagaimana Organisasi Menjelaskan Kegagalan dan Keberhasilan
Founder WIcarita, portal untuk Knowledge Management System
Teori Atribusi: Bagaimana Organisasi Menjelaskan Kegagalan dan Keberhasilan
Teori Pengaturan Agenda: Bagaimana Perhatian Dibentuk sebelum Keputusan Dibuat
Teori Keagenan: Ketika Kepentingan Tidak Pernah Sepenuhnya Sejalan
Teori Aktor-Jaringan: Organisasi sebagai Jaringan Relasi Manusia dan Non-Manusia
Kapasitas Serap Organisasi dalam Mengubah Pengetahuan Menjadi Tindakan
Empat zat kimia otak membentuk cara kita mengejar bahagia, makna, dan pengulangan hidup sehari-hari.
Kebenaran sosial bersifat relasional. Kita memang dibentuk oleh masyarakat oleh habitus, capital, dan field yang tidak kita pilih sejak awal. Namun melalui praksis, melalui tindakan sehari-hari, manusia juga ikut membentuk ulang dunia sosial itu sendiri.
Dialektika Pierre Bourdieu tentang bagaimana usaha individu selalu bekerja di dalam batas struktur sosial.
Ikhlas bukan sekadar menerima keadaan, melainkan sadar untuk membersihkan amal dari motif tersembunyi.
Karamah yang paling nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah konsistensi dalam kebaikan
Konsistensi mudah berubah menjadi rutinitas kosong atau kelelahan mental. Istikamah yang sehat selalu bertumpu pada dua hal: tahu mengapa dilakukan, dan sadar ke mana arah akhirnya.
Taubat adalah proses perbaikan diri yang disengaja untuk menghentikan pola merusak dan membangun kebiasaan hidup yang lebih tertata.