Jodoh dipahami sebagai ketetapan Ilahi yang dijalani melalui ikhtiar sadar dan proses membangun kualitas diri.
Membaca tanpa mencatat membuat ide lewat begitu saja. Catatan mengubah ide jadi bahan tulisan.
Tidak ada pengaruh tanpa keteladanan. Dalam menulis, yang paling dulu dididik adalah diri sendiri.